PASAR DESA PA'NADO

1791375735198.jpeg
Gambar: PASAR DESA PA'NADO ( Jerry fetrnandez ) Sumber: https://panado.prm.my.id/








Menggeliat Sejak Subuh, Pasar Desa Pa'Nado Dongkrak Ekonomi Petani Lokal
Pa'Nado — Aktivitas ekonomi masyarakat di Desa Pa'Nado, Kecamatan Krayan, kembali menunjukkan tren positif. Pasar Desa Pa'Nado yang berlangsung setiap hari  Sabtu kini terpantau semakin ramai dipadati pengunjung. Sejak pukul 05.00 WIB, ratusan warga dari berbagai dusun berbondong-bondong memadati area los basah maupun deretan kios kuliner tradisional.  
Kepala DesaPa'Nado, Ahmad Wijaya, menyampaikan bahwa pasar desa ini merupakan motor penggerak utama perekonomian warga. Melalui pengelolaan di bawah Unit Usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), para petani dan pelaku UMKM lokal kini memiliki wadah langsung untuk memasarkan hasil bumi tanpa melalui perantara besar. [
"Pasar desa ini sengaja didesain untuk memotong rantai distribusi yang panjang. Jadi, sayuran, buah-buahan, dan singkong dikirim langsung dari kebun warga di sini. Efeknya, harga yang didapatkan konsumen jauh lebih murah, dan keuntungan yang diterima petani juga lebih adil," ujar Ahmad saat meninjau langsung aktivitas pasar pada Rabu 
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa komoditas unggulan desa seperti cabai keriting, sayur sawi, dan pisang tanduk menjadi barang yang paling diburu pembeli. Selain kebutuhan pokok, pasar desa ini juga menghidupkan kembali kuliner tradisional seperti tiwul dan jajanan pasar lainnya yang mulai langka di perkotaan. 
Salah seorang pedagang sayur, warga desa pa'nado , mengaku omzet penjualannya meningkat hingga 40% sejak area pasar ditata ulang oleh pemerintah desa. "Sekarang pasarnya lebih bersih dan tidak becek lagi kalau hujan. Pembeli dari desa tetangga pun jadi tidak ragu untuk berbelanja ke sini," ungkap warga desa dengan wajah sumringah.  
Selain menjadi pusat transaksi, ketertiban di lingkungan pasar juga dijaga ketat lewat kerja sama dengan Linmas desa dan Babinkamtibmas setempat. Warga yang membawa kendaraan diimbau untuk tertib memarkirkan sepeda motornya di kantong parkir resmi guna menghindari kemacetan di jalan utama desa. [

Pemerintah Desa Pa'Nado berharap eksistensi pasar tradisional ini dapat terus bertahan dan bertransformasi ke arah yang lebih modern, seperti penerapan pembayaran digital non-tunai di masa depan, tanpa menghilangkan kearifan lokal budaya tawar-menawar. 
Bagikan post ini: