Sejarah Desa
SEJARAH DESA
Desa Pa'Nado sudah ada sejak masa lampau dan bahkan jauh sebelum itu,mendiami Wilayah yang sekarang,masyarakat Pa'Nado Bermukiman di wilayah Pa'Berenung Yang terletak di sebelah Utara Desa Pa'Nado dan di masa itu di kenal Dengan nama Kampung Pa'Berenung.dipertengahan tahun 1800-an masayarakat pindah ke wilayah Pa'Nado yang sekarang wilayah ini Lebih di kenal dengan sebutan "Foneng Bawan" artinya masyarakat yang mendiami bangian bulu sungai Pa'Bawan.Masyarakat Foneng Bawan ini secara berlahan pecah menjadi berapa Kelompok masyarakat yang menyebar di berapa bangian Lembah sepanjang garis Perbatasan Negara Indonesia-Malaysia yang di kenal dengan sebutan Desa Pa'Nado,Buduk Kinangan,liang Tuer,Ba'sikor Dan Pa'Rupai,Nama-Nama desa ini Sebenarnya di ambildari Masing-masing nama sungai di mana mereka bertempat.
Desa Pa' Nado mulai menetap sekitar tahun 1960-an. Desa di Kecamatan Krayan didirikan oleh penduduk yang pindah dari kampung tua seperti Buduk Kinangan dan Liang Tuer. Mereka mencari lokasi kehidupan yang lebih baik. Mayoritas penduduknya adalah suku Dayak Lundayeh. Suku Lundayeh adalah suku asli di Dataran Tinggi Krayan. Kata "Lundayeh" berarti "orang yang berasal dari hulu atau dataran tinggi". Dahulu, nenek moyang mereka tinggal di rumah panjang secara berkelompok. Mereka juga menganut kepercayaan animisme dan sangat menghormati alam.Pada masa lalu, wilayah ini sering dilindungi. Hal ini membuat masyarakat sangat bergantung pada hasil hutan dan sungai. Seiring berjalannya waktu, Pa' Nado berkembang menjadi pemukiman yang tetap. Suku Lundayeh diketahui memiliki budaya dan sejarah yang kuat di Kalimantan Utara.
Tahun 1907 Kelompok masyarakat ini mendeklarasikan nama tempat tinggal mereka Desa Pa'Nado Pa"artinya Sungai/Air Sedang kan NADO yang artinya nama sebuah Lembah yang terletak di bangian Utara dari tempat tinggal Penduduk saat ini, arti dari Pa'Nado ini di simpulkan" sungai yang mengalir di lembah Pa'Nado,singkat nya bahwa Desa Pa'Nado adalah termasuk Desa Bersejarah pada Za
man perjuangan Dwikora (Konfrontasi)antara tahun 1965-1969.selain desa yang berada pada garis perbatasan Indonesia-Malaysia (Baklalan - Serawak) juga tempat pertahanan TNI terdepan di Perbatasan.Berikut ini dipaparkan dalam Nama-nama Yang pernah Menjabat sebagai Kepala Desa Pa'Nado.
TABEL I
NAMA-NAMA KEPALA KAMPUNG/KEPALA DESA PA'NADO